This is a tumblelog, kinda like a blog but with short-form, mixed-media posts with stuff I like. Scroll down a bit to start reading, or a bit more to read more about me.
1. Kenapa artis-artis cantik jadi keliatan gak cantik ketika main sinetron “naga-nagaan” di Indosiar
2. Kenapa Nikita Wi**y keliatan 20 tahun lebih tua dari aslinya
3. Kenapa konser Lady Gaga(L) dan orang-orang berkain kepala putih menjadi sangat penting
That awkward moment when…
you’re laughing at a joke then you realize its about you.
Bagian yang selalu saya tunggu-tunggu di setiap film Marvel. Si Aki Stan Lee kebagian jadi cameo apa. I love how he always has his special pair of sunglasses. Gaya lo asik Ki! :)
cek juga yang ini :
perfect cover #boyceavenue
water runs dry - boyz II men
Beberapa bulan terakhir, orang-orang kantor, termasuk saya lagi keranjingan olahraga baru atau karena kurang berkeringat, saya menyebutnya permainan saja, bernama “gate ball”.
Bagi sebagian orang yg terbiasa berolahraga ‘keras’, mungkin akan sedikit mikir ulang buat ikut permainan ini. Ada yang berpendapat, ini permainan cuma buat orang tua yang sudah gak kuat lagi lari, gak bertenaga atau punya nafas pendek.
Terlepas dari itu, dan juga tentunya dari harga peralatannya yang mahal (maklum semua alat permainan adalah inventaris kantor :) ), saya bisa bilang permainan ini benar-benar bikin nagih. Selain butuh kekompakan tim dalam mengatur strategi, otak kita juga dituntut harus fokus ketika memasukkan bola ke gate, mencermati arahan kapten dan perintah wasit, otot bahu harus bertenaga ketika mukul bola, kaki kita harus kuat ketika sparkling, hati harus bersih dari sifat egois dan harus berjiwa penolong, dan tentunya mental kita harus baja ketika tinggal kita seorang yang masih berada di gate 1.
Bagaimana serunya permainan ini??Untuk lebih jelasnya, silahkan masuk ke alamat website ini : www.google.com atau ke www.youtube.com. :p
(biar lebih penasaran).
Si gesit irit, mobil phanter sport edition tahun 92, mobil perjuangan saya selama 4 tahun kuliah + 3 tahun kerja muncul lagi di kantor baru saya pagi tadi. Terharu… . Masih dengan plat nomor yang sama, si gesit irit keliatan lebih sehat dan terawat bersama bos barunya, entah kontraktor atau konsultan dan supirnya. Sayangnya, pagi tadi saya cuma bisa menatap dibalik si lola, pacar baru saya. :) Si gesit irit turut andil selama saya kuliah sampai saya dapet gelar sarjana arsitektur dan kerja rodi kantoran. Jasa si gesit irit mulai dari bisa ngangkut maket ukuran jumbo, bisa ngangkut banyak teman-teman buat jalan-jalan, bisa dengan mudah dicongkel pintunya akibat kelalaian si supir nyimpen kunci mobil, sampai bisa dipaksa ikut lembur dan pulang dalam keadaan babak belur akibat si supir ngantuk. Hehe.. Ya mudah-mudahan si gesit irit lebih bisa berjasa dengan bos barunya dan si bosnya sering-sering dapet proyek dari kantor saya.
Seperti kata pepatah lagi
“Jauh di mata dekat di hati”.
(yg ini baru bener). :)